Baru Awal Musim Hujan,
Jalanan di Bandung Ibarat Sungai
Merdeka.com - Bandung baru saja memasuki musim penghujan. Namun
baru beberapa pekan diguyur hujan, sejumlah titik di kota ini sudah banjir
cileuncang atau air yang lari ke jalan alias run off. Aktivitas lalu lintas di
sejumlah titik pun nyaris lumpuh.
Padahal ini baru
transisi ke musim hujan, apalagi kalau sudah musim hujan, kata Direktur
Eksekutif Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdan, kepada Merdeka Bandung, Selasa
(17/11).
Ia menyebutkan,
run off air hujan di Kota Bandung sudah mencapai 70 persen. Artinya air itu
mengalir di permukaan karena kurangnya resapan. Hal itu menunjukkan bahwa
kondisi Kota Bandung berada dalam keadaan krisis akibat gencarnya alih fungsi
lahan dan tata ruang yang tidak memenuhi kaidah perlindungan lingkungan. Banyak
kawasan yang merupakan resapan air tergerus alih fungsi lahan.
Apalagi dengan
fakta bahwa koefisien run off sudah di angka 70 persen, tambahnya. Artinya
hanya 30 persen air hujan yang terserap ke dalam tanah, sisanya mengalir ke
permukaan.
Pada tahun 70-an
banjir cileuncang di cekungan Bandung masih di angka 45 persenan. Sekarang run
off-nya sudah meningkat 30 persenan. Karena pembangunan-pembangunan hutan beton
baik itu hotel, apartemen, sarana komersil dan lainnya, katanya.
Menurutnya, saat
ini Bandung memerlukan banyak ruang terbuka hijau yang menjadi resapan atau
tangkapan air. Memang Pemkot Bandung melakukan penataan atau revitalisasi
taman-taman kota, tetapi tidak dibarengi dengan menambah resapan.
Kondisi saat ini,
dari sekitar 17 ribu hektar luas Bandung, sudah 83 persen terbangun, dan hanya
tersisa 17 persen ruang yang tersisa, itu pun belum tentu RTH. Jika pembangunan
hutan beton terus dilakukan, ia khawatir koefisien run off air terus meningkat.
Konsekuensinya,
kata dia, beban Sungai Citarum akan meningkat yang dampaknya banjir di Bandung
Selatan akan makin meluas. Untuk diketahui, kata dia, Bandung memiliki sekitar
40 sungai yang merupakan anak Sungai Citarum, sungai terpanjang di Jawa Barat.
Hampir semua
sungai di Bandung mengalami sedimentasi atau pendangkalan. Akibatnya banyak
sungai yang mati sehingga penyimpanan air semakin berkurang, ujarnya.
Semua sungai di
Bandung bermuara ke Sungai Citarum. Seperti diketahui, saban musim hujan
Bandung selatan menjadi daerah langganan banjir.
Artinya dengan
situasi ini maka kondisi Kota Bandung nanti ketika musim hujan terus menerus
seperti sebelumnya, ini akan lebih parah lagi, jalan-jalan akan beralih menjadi
sungai-sungai, kata dia.
0 komentar:
Posting Komentar